Senin, 05 September 2016

Lentoer dan Sukabumi (Awal Mula)

    Sore itu kami berbenturan di jalanan, ia baru pulang kerja, saya sudah pulang kerja dari tadi.
…dan berikut gulungan alurnya; Suasana berlangsung santai, kami menenggak bercangkir-cangkir kopi hitam, serta tak henti-hentinya menghisap filter per filter dengan di bantu kacang.  Kawan saya yang satu ini memang doyan jagong, jagongan adalah makanan pokok bagi dia.

Sebelum ia bercerita mengenai sukabumi Ia bercerita dulu mengenai bandung, seminggu ia di bandung dan menginap di hotel, entahlah yang saya tau hanya sebatas itu. Di sukabumi ia hanya dua hari (sedih..)  Ia minum es di deket pesantren, ngobrol dengan anak sekolah (cewek), muter-muter sukabumi kesegala penjuru, penatnya hilang, tidak ingin kembali ke kota kelahiran, berencana punya kekasih di sukabumi, dan masih banyak cita-citanya..

Wuih saya suka ceritanya, ia nampak semangat nan gembira, tapi kesedihan masih ada yaitu ia hanya berkesempatan 2 Hari Disana

Saya dianjurkan on-line, melihat sekaligus mengunduh beberapa panorama yang berada di sukabumi. Setelah itu ia minta untuk di perlihatkan, ia ingin melihat serta membaca tulisan ini dan melihat hasil unduhan gambar panorama sukabumi.

Kenapa?  Barangkali rindu dengan panorama sukabumi, sekaligus juga rindu dengan perempuan sukabumi..

Yang jelas kita berdua memastikan kesepakatan, kesepakatannya adalah; Kami akan berkunjung kesana (sukabumi), kali ini dengan persiapan yang lebih komplit.

Perbincangan kami malam itu begitu menakjubkan, segala jenis tema kami perbincangkan, atas ijin kawan saya (Lentoer) -alhamdulillah- tulisan ini bisa terbit.

Kami kawan karib; penggemar kesenian, penikmat panorama, dsb…

Bersambung.. :)

Nama Orisinil: Suhartono
Sapaan Klasik: Kreak
Sapaan Sekarang: Lentoer
Maaf tak mencantumkan foto karena Ia tidak bawa kamera ataupun alat pemotret lainnya,
Dan -barangkali- ia memang tidak kepikiran memfoto :(

Kamis, 1 September 2016
Ulix W.P.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar