…dan
berikut gulungan alurnya; Suasana berlangsung santai, kami menenggak
bercangkir-cangkir kopi hitam, serta tak henti-hentinya menghisap filter per
filter dengan di bantu kacang. Kawan
saya yang satu ini memang doyan jagong, jagongan adalah makanan pokok bagi dia.
Sebelum
ia bercerita mengenai sukabumi Ia bercerita dulu mengenai bandung, seminggu ia
di bandung dan menginap di hotel, entahlah yang saya tau hanya sebatas itu. Di
sukabumi ia hanya dua hari (sedih..) Ia minum es di deket pesantren, ngobrol dengan
anak sekolah (cewek), muter-muter sukabumi kesegala penjuru, penatnya hilang,
tidak ingin kembali ke kota kelahiran, berencana punya kekasih di sukabumi, dan
masih banyak cita-citanya..
Wuih
saya suka ceritanya, ia nampak semangat nan gembira, tapi kesedihan masih ada
yaitu ia hanya berkesempatan 2 Hari Disana
Saya
dianjurkan on-line, melihat sekaligus mengunduh beberapa panorama yang berada
di sukabumi. Setelah itu ia minta untuk di perlihatkan, ia ingin melihat serta
membaca tulisan ini dan melihat hasil unduhan gambar panorama sukabumi.
Kenapa? Barangkali rindu dengan panorama sukabumi,
sekaligus juga rindu dengan perempuan sukabumi..
Yang
jelas kita berdua memastikan kesepakatan, kesepakatannya adalah; Kami akan
berkunjung kesana (sukabumi), kali ini dengan persiapan yang lebih komplit.
Perbincangan
kami malam itu begitu menakjubkan, segala jenis tema kami perbincangkan, atas
ijin kawan saya (Lentoer) -alhamdulillah- tulisan ini bisa terbit.
Kami
kawan karib; penggemar kesenian, penikmat panorama, dsb…
Bersambung.. :)
Nama
Orisinil: Suhartono
Sapaan
Klasik: Kreak
Sapaan
Sekarang: Lentoer
Maaf
tak mencantumkan foto karena Ia tidak bawa kamera ataupun alat pemotret
lainnya,
Dan
-barangkali- ia memang tidak kepikiran memfoto :(
Kamis,
1 September 2016
Ulix
W.P.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar